Skip to main content

Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara tepat mengatasi muntah muntah pada bayi


Anak atau bayi anda muntah muntah? nah berikut kami sampaikan Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara  tepat mengatasi muntah muntah pada bayi, ayo disimak Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara  tepat mengatasi muntah muntah pada bayi di bawah ini :


Mengatasi Muntah Pada Anak-Muntah seringkali terjadi pada anak. Pada umumnya muntah pada anak jarang berbahaya dan ringan saja. Muntah merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan makanan dari dalam tubuh. Ada banyak penyebab muntah pada anak, seperti misalnya: refluks gastroesofagus, infeksi, dan keracunan makanan. Biasanya muntah akan berhenti dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun
Penyebab Muntah Lainnya :
Selain diatas , ada penyebab lain yang perlu diketahui.

    Kerusakan pada kerongkongan.
    Gangguan pada otak.
    Infeksi saluran kencing.

Jenis Muntah.

Muntah terdiri dari dua jenis yaitu muntah berbahaya dan tidak berbahaya.

    Muntah yang berbahaya lebih akan berefek ke depannya. Muntah yang sampai mengganggu kondisi tubuh si anak, misalnya muntah yang sampai menyebabkan berat badan si anak turun drastis atau mengalami dehidrasi dan menyebabkan tubuhnya lemas.

    Sedangkan muntah yang tidak berbahaya ditandai dengan muntahnya yang hanya mengeluarkan makanan dan minuman dari si anak.



Penanganan Muntah Pada Anak.

Anak muntah pasti sebagai orang tua panik . Sebenarnya kepanikan ini akan bisa pula diikuti oleh kepanikan dari si anak itu sendiri . Oleh karena itu, sebaiknya segera memberikan langkah tepat dalam menangani anak yang muntah.

1. Kenali jeis muntah anak.
Apakah muntahnya ini adalah golongan yang berbahaya atau tidak.
Muntah yang berbahaya biasanya dikenali dengan keluarnya sesuatu yang tidak wajar, misalnya muntah darah atau muntah yang  terus menerus  mengenal muntah sangat tepat untuk awal penanganan .

Sedangkan muntah yang tidak berbahaya bisa ditandai dengan hanya keluarnya sebagian makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi. tips Mengatasi Muntah Pada Anak
Namun, jangan sampai muntah tersebut menyebabkan si anak tidak mau makan dan minum sehingga berat badan akan menurun dan terjadi dehidrasi. Kalau sudah begitu, muntah si anak tergolong berbahaya meskipun yang dimuntahkan adalah berupa makanan dan minuman.

2. Bila Muntahnya tergolong tidak berbahaya.
 Apabila muntahnya masih tergolong tidak berbahaya, kita bisa memposisikan anak agar tidur dengan posisi miring ke samping agar makanan yang dimuntahkan tidak masuk ke dalam saluran pernafasan, apalagi paru-paru.

Setelah itu berikan makanan atau minuman sedikit demi sedikit selang 1 jam setelahnya. Bila anak muntah kembali, hentikan dan bila muntah sudah berhenti, baru dicoba untuk memberikan makanan seperti biasanya.

3. Bila Muntahnya tergolong berbahaya.
Apabila muntahnya sudah tergolong berbahaya, maka langkah yang tepat adalah dengan membawa ke petugas kesehatan , doktor anak atau puskes mas setempat . karena kondisi rawan iniada baiknya kita serahkan kepada ahlinya agar sibuah hati cepat sehat .sekian tips menangatasi muntah pada anak

http://insanicita. blogspot.com







Comments

Popular posts from this blog

Cara mengatasi mimisan yang efektif

Banyak orang yang masih melakukan kesalahan ketika mengatasi mimisan. Misalnya mendongak atau berbaring supaya darah tidak mengalir keluar dari hidung. Padahal, kesalahan saat menangani mimisan justru berbahaya. Epistaksis atau yang dikenal dengan  mimisan  merupakan salah satu istilah yang umum didengar kebanyakan orang. Mimisan merupakan suatu kondisi di mana terjadi keluarnya darah dari hidung. Hal ini mungkin terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia. Mimisan diakibatkan oleh berbagai macam penyebab, dari yang ringan atau tidak berbahaya hingga yang patut diwaspadai. Beberapa  penyebab dari mimisan  antara lain akibat adanya luka di daerah hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah hingga tumor. Lalu apa yang harus dilakukan apabila terjadi mimisan? Ini dia panduan pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan. Kenali dulu berbagai jenis mimisan Ternyata mimisan ada jenis-jenisnya, lho! Ada dua jenis mimisan yaitu ep...

Cara mengenali tanda tanda mau melahirkan, Ini dia tanda tanda mau melahirkan!

Mau nyari perlengkapan bayi murah dan bagus? Admin dari blog ini sedang ada promo! Lihat dan klik disini tanda tanda mau melahirkan  Masih banyak calon ibu yag belum tahu da faham tanda tanda mau melahirkan, sehingga berakibat fatal. berikut tips yang diberikan oleh detik health tentang tanda tanda mau melahirkan yang patut anda ketahui, bagi bumil. : Mengenali tanda-tanda akan melahirkan memang tidak selalu mudah, terutama bagi yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Kadang saat sudah tiba waktunya melahirkan, calon ibu dan pasangannya malah belum sempat menyiapkan apapun. Dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, Dr Frizar Irmansyah, SpOG mengatakan, tanda-tanda akan segera melahirkan antara lain bisa dikenali dari pergerakan bayi. Normalnya, bayi bergerak 10 kali/hari setelah usia kehamilan masuk 9 bulan atau mendekati waktu kelahiran. "Jika pergerakan bayi kurang atau bahkan tidak bergerak sama sekali, maka kemungkinan bayi yang ada dalam kandungan t...

37 KEBIASAAN ORANG TUA YANG MENGHASILKAN PERILAKU BURUK PADA ANAK

Kebiasaan 8 : Campur tangan Kakek, Nenek, Tante atau pihak lain Pada saat kita sebagai orang tua sudah berusaha untuk kompak satu sama lain dalam mendidik anak-anaknya, tiba-tiba ada pihak ke-3, yaitu kakek, nenek, om, tante atau pihak lain di luar keluarga inti, yang muncul dan cenderung membela si anak. Apa akibatnya? Bila dalam satu rumah terdapat pihak di luar keluarga inti yang ikut mendidik pada saat orang tua mendidik, anak akan cenderung berlindung di balik orang yang membelanya, anak juga cenderung melawan orang tuanya. Apa yang sebaiknya kita lakukan? Pastikan dan yakinkan kepada siapa pun yang tinggal di rumah kita untuk memiliki kesepakatan dalam mendidik dan tidak ikut campur pada saat proses pendidikan sedang dilakukan oleh kita sebagai orang tua. Berikan pengertian sedemikian rupa dengan bahasa yang bisa diterima dengan baik oleh para pihak ke-3. NEXT ---->> KEBIASAAN 9