Wednesday, 22 May 2013

Jual Perlengkapan Bayi Lengkap Untuk calon Buah Hati anda!

Kami, toko decangkir yang ada di Jalan Kemasan 06 Magetan Jatim 63314 menjual Perlengkapan Bayi :

1.Gurita Bayi/ Grito Bayi @2200, beli minimal 3 :

2.Bedong Bayi :  @ 7500
Size : 90 x 90 cm
Warna : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia
Motif : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia



4. Popok bayi Murah @2900, beli minimal 3
Size : 1 Ukuran Standar
Warna : Random ( Sesuai Stok Yang Tersedia )
Motif : Random ( Sesuai Stok YangTersedia )



 5. Celana Panjang Bayi Murah @6000
Size : S, M, L ( Ukuran Bayi )
Motif : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia
Warna : Random / Sesuai Stok Yang Tersedia



melayani dropship dan reseller, fast respon hub. 0857 0843 9238 decangkir, atau langsung ke toko offline kami di jalan kemasan 6 magetan 63314. 2.5% dari keuntungan yang anda berikan akan kami sumbangkan kepada yang berhak. Kami sangat terpercaya, karena bisnis tidak dilakukan hanya untuk sehari, tapi jangka panjang dan untuk ummat.



Tuesday, 21 May 2013

Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara tepat mengatasi muntah muntah pada bayi


Anak atau bayi anda muntah muntah? nah berikut kami sampaikan Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara  tepat mengatasi muntah muntah pada bayi, ayo disimak Cara mengatasi Muntah pada bayi, Cara  tepat mengatasi muntah muntah pada bayi di bawah ini :


Mengatasi Muntah Pada Anak-Muntah seringkali terjadi pada anak. Pada umumnya muntah pada anak jarang berbahaya dan ringan saja. Muntah merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan makanan dari dalam tubuh. Ada banyak penyebab muntah pada anak, seperti misalnya: refluks gastroesofagus, infeksi, dan keracunan makanan. Biasanya muntah akan berhenti dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun
Penyebab Muntah Lainnya :
Selain diatas , ada penyebab lain yang perlu diketahui.

    Kerusakan pada kerongkongan.
    Gangguan pada otak.
    Infeksi saluran kencing.

Jenis Muntah.

Muntah terdiri dari dua jenis yaitu muntah berbahaya dan tidak berbahaya.

    Muntah yang berbahaya lebih akan berefek ke depannya. Muntah yang sampai mengganggu kondisi tubuh si anak, misalnya muntah yang sampai menyebabkan berat badan si anak turun drastis atau mengalami dehidrasi dan menyebabkan tubuhnya lemas.

    Sedangkan muntah yang tidak berbahaya ditandai dengan muntahnya yang hanya mengeluarkan makanan dan minuman dari si anak.



Penanganan Muntah Pada Anak.

Anak muntah pasti sebagai orang tua panik . Sebenarnya kepanikan ini akan bisa pula diikuti oleh kepanikan dari si anak itu sendiri . Oleh karena itu, sebaiknya segera memberikan langkah tepat dalam menangani anak yang muntah.

1. Kenali jeis muntah anak.
Apakah muntahnya ini adalah golongan yang berbahaya atau tidak.
Muntah yang berbahaya biasanya dikenali dengan keluarnya sesuatu yang tidak wajar, misalnya muntah darah atau muntah yang  terus menerus  mengenal muntah sangat tepat untuk awal penanganan .

Sedangkan muntah yang tidak berbahaya bisa ditandai dengan hanya keluarnya sebagian makanan dan minuman yang sudah dikonsumsi. tips Mengatasi Muntah Pada Anak
Namun, jangan sampai muntah tersebut menyebabkan si anak tidak mau makan dan minum sehingga berat badan akan menurun dan terjadi dehidrasi. Kalau sudah begitu, muntah si anak tergolong berbahaya meskipun yang dimuntahkan adalah berupa makanan dan minuman.

2. Bila Muntahnya tergolong tidak berbahaya.
 Apabila muntahnya masih tergolong tidak berbahaya, kita bisa memposisikan anak agar tidur dengan posisi miring ke samping agar makanan yang dimuntahkan tidak masuk ke dalam saluran pernafasan, apalagi paru-paru.

Setelah itu berikan makanan atau minuman sedikit demi sedikit selang 1 jam setelahnya. Bila anak muntah kembali, hentikan dan bila muntah sudah berhenti, baru dicoba untuk memberikan makanan seperti biasanya.

3. Bila Muntahnya tergolong berbahaya.
Apabila muntahnya sudah tergolong berbahaya, maka langkah yang tepat adalah dengan membawa ke petugas kesehatan , doktor anak atau puskes mas setempat . karena kondisi rawan iniada baiknya kita serahkan kepada ahlinya agar sibuah hati cepat sehat .sekian tips menangatasi muntah pada anak

http://insanicita. blogspot.com







Penyakit Hepatitis B pada Bayi

Hepatitis B merupakan salah satu jenis penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Infeksi Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global yang masih mengkhawatirkan. WHO memperkirakan bahwa sekitar 2 miliar penduduk dunia pernah terinfeksi virus ini, dan sekitar 350 juta penduduk hidup dengan infeksi kronis hepatitis B. infeksi oleh virus hepatitis B ini dapat menyebabkan penyakit hepatitis akut, namun sebagian besar (terutama pada anak kecil) akan menjadi infeksi kronis.

Infeksi kronis akan terus berlanjut menjadi sirosis hati (pengerasan hati) dan akhirnya akan menyebabkan suatu karsinoma hepatoseluler (kanker hati). Semakin kecil usia seseorang sewaktu terkena infeksi, maka semakin besar kemungkinan infeksi menjadi kronis. Bayi yang terinfeksi saat lahir 90% menjadi kronis, pada anak usia 1-5 tahun yang terinfeksi risiko menjadi kronis hanya tinggal 25-50%, sedangkan pada orang dewasa kemungkinan menjadi kronis hanya 1-5%. Kebanyakan bayi dan anak kecil yang terkena infeksi ini umumnya tidak menunjukkan gejala apapun (asimtomatik), gejala dan tanda yang mungkin muncul biasanya berupa demam ringan, mual, muntah, perasaan tidak enak di perut, dan mungkin air seni yang berwarna seperti teh.

Infeksi virus hepatitis B ditularkan melalui kontak cairan tubuh (seperti misalnya semen atau cairan vagina) atau darah antar manusia. Penularan yang terjadi paling sering adalah melalui transfusi darah dan hubungan seksual. Pada bayi baru lahir juga dapat terinfeksi bila ibu mengidap infeksi hepatitis B (pada saat proses kelahiran). Hepatitis B tidak dapat menular melalui air atau makanan yang tercemar virus ini. Cara penularan virus ini hampir sama dengan virus HIV (AIDS), tetapi virus ini lebih infeksius. Virus in juga dapat bertahan hidup di luar tubuh manusia selama 7 hari.

Pencegahan infeksi hepatitis B dibagi menjadi 2, yaitu pencegahan secara umum dan pencegahan dengan imunisasi. Pencegahan secara umum seperti misalnya:safe sex (penggunaan kondom), penggunaan jarum suntik sekali pakai, tidak bergantian memakai sikat gigi atau sisir dengan orang lain yang tidak jelas status hepatitis B-nya, dan juga skrining ibu hamil. Infeksi hepatitis B pada anak paling sering terjadi karena penularan langsung dari ibu (penularan vertikal), oleh sebab itu sangatlah penting untuk melakukan skrining hepatitis B pada ibu hamil.

Imunisasi hepatitis B ada 2 jenis yaitu pasif dan aktif. Imunisasi pasif adalah dengan memberikan Hepatitis B immunoglobulin (HBIg) yang akan melindungi dalam waktu yang cepat tetapi singkat. HBIG ini hanya diberikan untuk kondisi tertentu saja, seperti misalnya bayi baru lahir dari ibu yang menderita hepatitis B, paparan jarum suntik. Sedangkan imunisasi aktif adalah dengan memberikan vaksinasi hepatitis B. Pemberian vaksin hepatitis B sudah diwajibkan dalam pedoman imunisasi yang dikeluarkan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Vaksin hepatitis B diberikan sedini mungkin dan sesuai jadwal yaitu pada usia 0 bulan, 1 bulan, dan 6 bulan. Vaksin diberikan dengan cara disuntikkan.
 ----------------------------------------------------------------------------------------------
info ini diambil dari kiddie care centre dot com

Friday, 12 April 2013

Tips Sehat : Kloset Jongkok lebih sehat dibanding kloset Duduk!


Kloset duduk vs kloset jongkok. lebih sehat kloset duduk!

Nah, bagi yang masih mencibir bahwa kloset duduk lebih modern, dan kloset jongkok adalah kloset orang miskin, silahkan baca artikel penting ini! Monggo disimak info dari detik ini.

Rata-rata orang di perkotaan sudah menggunakan toilet duduk sehingga tidak merasa capek jongkok saat harus buang air besar. Tapi sebuah studi klinis menemukan bahwa toilet jongkok punya manfaat lebih. Benarnya demikian?

Sebagian besar orang yang hidup di belahan bumi Barat telah duduk untuk menggunakan kamar mandi karena flushing toilet telah diciptakan di akhir abad ke-16. Tapi orang yang tinggal atau melakukan perjalanan ke Asia, Timur Tengah, atau beberapa bagian dari Mediterania mungkin lebih akrab dengan berjongkok di atas toilet.

Sementara orang Barat telah melakukan bisnis dalam toilet duduk tanpa pertanyaan selama berabad-abad, toilet jongkok dan duduk mulai dibandingkan dan perdebatan muncul pada tahun 1960, ketika sejumlah buku teks medis menyarankan bahwa posisi jongkok tidak hanya lebih alami, tetapi lebih nyaman.

Para penemu dari Squatty Potty bahwa toilet jongkok menunjukkan sejumlah manfaat kesehatan potensial, seperti dilansir Dailyhealthpost, Jumat (12/4/2013):

1. Mengurangi sembelit, kembung, dan gas
2. Menurunkan insiden dan gejala wasir
3. Peningkatan kesehatan usus besar secara keseluruhan
4. Otot panggul dan kontrol kandung kemih menjadi lebih baik
5. Mengurangi ketegangan dan proses BAB menjadi lebih cepat.

Sejumlah studi klinis telah melihat manfaat dari posisi jongkok untuk buang air besar, dan mereka setuju. Sebuah penelitian di Jepang pada tahun 2010 menemukan berjongkok menurunkan tekanan perut dan ketegangan otot dibandingkan dengan duduk.

Studi lain yang dilakukan di Israel pada tahun 2003 menemukan hasil yang sama, dan juga mengomentari relatif kurangnya masalah yang berhubungan dengan wasir, sembelit, dan divertikulitis (penyakit pencernaan) di lokasi-lokasi yang lebih sering menggunakan toilet jongkok.

Manfaat toilet jongkok sebagian besar berasal dari peningkatan sudut anorektal, yaitu penegakan tabung yang dilalui tinja untuk keluar dari tubuh. Sambil duduk, lintasan ini menjadi bengkok sehingga membutuhkan lebih banyak usaha untuk memungkinkannya dilewati oleh kotoran. Sedangkan posisi jongkok meluruskan sudut anorektal, sehingga buang air besar menjadi lebih mudah.

Selain itu, posisi duduk menyebabkan rektum terbatasi oleh otot puborectalis. Otot ini sangat penting dalam menjalani kegiatan harian, karena memungkinkan untuk mengontrol Anda melepaskan perut, tetapi dapat menjadi penghalang ketika tiba saatnya untuk menggunakan kamar mandi.

Jongkok membantu otot puborectalis untuk bersantai, sekali lagi mengurangi jumlah ketegangan yang diperlukan untuk evakuasi tinja. Pada gilirannya, mengurangi ketegangan menyebabkan lebih sedikit masalah usus dan pencernaan.

Wednesday, 10 April 2013

Persiapan sebelemu melahirkan! Persiapan apa yang harus dilakukan sebelum melahirkan? Tips

 
persiapan sebelum melahirkan
berikut persiapan sebelum melahirkan yang harus diketahui bumil yang dirilis di detik health, monggo disimak :

Persiapan yang baik sejak awal masa kehamilan akan sangat menentukan kelancaran proses melahirkan. Namun tak semua orang tahu, apa saja yang harus disiapkan dan bagaimana caranya. Simak saja penjelasan dokter kandungan berikut ini.

Di masa awal kehamilan, persiapan fisik dan mental sudah harus dilakukan. Caranya bisa dilakukan dengan mengikuti program-program edukasi, yang manfaatnya antara lain memberi bekal pemahaman mengenai seluk beluk proses persalinan itu sendiri.

"Jika sejak awal calon ibu sudah memahami bagaimana proses melahirkan, bagaimana cara mengatur naas yang tepat, maka nyeri persalinan dapat dikurangi," kata Dr Frizar Irmansyah, SpOG dari RS Pusat Pertamina kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (10/4/2013)

Sebaliknya jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan, rasa takut akan muncul saat tiba saatnya melahirkan. Akhirnya pada saat menjalani proses melahirkan, si calon ibu tidak bisa rileks dan akhirnya rasa nyeri akan lebih terasa dibandingkan saat kondisinya lebih tenang.


Hal lain yang tak kalah pentingnya untuk dipersiapkan adalah soal biaya. Ongkos melahirkan di rumah sakit umumnya tidak sedikit, oleh karenanya harus dipersiapkan betul-betul. Jangan lupa, anggarkan juga biaya untuk hal-hal yang tidak terduga misalnya mendadak harus operasi.

Dikatakan oleh Dr Frizar, suami dan keluarga dapat memberi dukungan kepada istri dengan menemani selama proses persalinan di ruang bersalin. Hal ini sangat berpengaruh dalam mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan rasa nyaman ibu saat menghadapi proses persalinan.

Jika memang suami tidak ingin atau takut untuk menemani istri di ruang bersalin, posisinya dapat digantikan oleh keluarga yang lain, ibu kandung atau ibu mertua. Kehadiran orang lain sebagai pemberi dukungan akan membuat calon ibu merasa tidak sendirian saat berjuang dalam proses persalinan.

Cara mengenali tanda tanda mau melahirkan, Ini dia tanda tanda mau melahirkan!

Mau nyari perlengkapan bayi murah dan bagus? Admin dari blog ini sedang ada promo! Lihat dan klik disini
tanda tanda mau melahirkan
 Masih banyak calon ibu yag belum tahu da faham tanda tanda mau melahirkan, sehingga berakibat fatal. berikut tips yang diberikan oleh detik health tentang tanda tanda mau melahirkan yang patut anda ketahui, bagi bumil. :

Mengenali tanda-tanda akan melahirkan memang tidak selalu mudah, terutama bagi yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Kadang saat sudah tiba waktunya melahirkan, calon ibu dan pasangannya malah belum sempat menyiapkan apapun.

Dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, Dr Frizar Irmansyah, SpOG mengatakan, tanda-tanda akan segera melahirkan antara lain bisa dikenali dari pergerakan bayi. Normalnya, bayi bergerak 10 kali/hari setelah usia kehamilan masuk 9 bulan atau mendekati waktu kelahiran.

"Jika pergerakan bayi kurang atau bahkan tidak bergerak sama sekali, maka kemungkinan bayi yang ada dalam kandungan tersebut tidak dalam kondisi sehat," kata Dr Frizar saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (10/4/2013).

Tanda lain yang harus dikenali adalah keluarnya air dari vagina, yang menunjukkan bahwa fase melahirkan bakal segera datang. Waspadai jika air tersebut berbau amis, jernih dan keluar dalam jumlah banyak sampai membasahi pakaian dalam. Kemungkinan itu adalah air ketuban.

"Air ketuban sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup bayi dalam kandungan, jika air ketuban banyak keluar maka akan membahayakan jiwa bayi," lanjut Dr Frizar.

Air ketuban juga harus dibedakan dengan air pipis, sebab bukan tidak mungkin calon ibu yang sedang panik tidak bisa merasakan dari mana air tersebut keluar. Dari saluran kemih, atau dari vagina atau lubang peranakan. Apalagi jika air pipisnya tidak berbau.

Perdarahan juga bisa menjadi pertanda akan datangnya saaat melahirkan. Jika mengalami perdarahan yang cukup banyak, Dr Frizar menyarankan untuk segera bersiap-siap. Apalagi jika memang usia kandungannya diperkirakan sudah mendekati waktu melahirkan.

"Jika tanda-tanda tersebut sudah muncul dengan waktu yang teratur, yaitu kurang lebih satu jam sekali, maka ibu hamil harus segera dibawa ke rumah sakit," pesan Dr Frizar.

Lalu apa saja yang harus dilakukan jika tanda-tada itu muncul? Paling mudah, bawa saja si calon ibu ke rumah sakit atau paling tidak segera hubungi dokter untuk mendapatkan saran panduan jika tidak memungkinkan untuk pergi ke rumah sakit.

Mau melahirkan? Berikut Teknik Teknik yang bisa anda pilih untuk melahirkan!


foto proses melahirkan
Nah, ternyata, banyak pilihan yang bisa dipilih oleh ibu hamil/bumil untuk melahirkan., berikut tips dari detik health tentang cara cara melahirkan yang ada saat ini. monggo disimak :

Melahirkan anak ada banyak tekniknya. Secara umum dikenal 2 macam yakni alami dan lewat operasi. Lebih spesifik lagi, ada banyak pilihan teknik untuk melahirkan secara normal mulai dari melahirkan di air hingga menggunakan hipnosis.

"Cara melahirkan yang umumnya diketahui oleh masyarakat adalah proses melahirkan normal dan operasi caesar," jelas Dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (10/4/2013).

Perbedaan antara keduanya menurut Dr Prizar adalah pada penggunaan alat. Jika persalinan normal dapat dilakukan tanpa menggunakan alat apapun dan terjadi secara alami, maka persalinan caesar dilakukan dengan menggunakan beberapa alat operasi.

Dari segi proses pemulihan, proses kelahiran normal lebih menguntungkan karena lebih cepat pulih. Operasi caesar butuh waktu lebih lama untuk pemulihan, setidaknya diperlukan 2 tahun untuk benar-benar mengembalikan kondisi tubuh ibu menjadi seperti semula.

Untuk persalinan normal sendiri, ada banyak pilihan metode yang sering dipakai. Di antaranya seperti dikutip dari Americanpregnancy.org adalah sebagai berikut:

1. Water Delivery
Dikenal juga dengan istilah waterbirth atau gentle birth dan dilakukan dalam bak berisi air. Tujuannya untuk membuat calon ibu merasa lebih rileks. Banyak yang meyakini, teknik ini bisa menghindarkan bayi dari perubahan kondisi yang dramatis saat memasuki kehidupan baru. Namun teknik ini tidak direkomendasikan untuk ibu-ibu dengan kehamilan yang memiliki risiko tinggi.

2. Lamaze
Dikembangkan oleh Dr Ferdinan Lamaze, teknik ini membantu para calon ibu mengalihkan persepsi rasa sakitnya. Di kelas Lamaze, para calon ibu diajari cara mengambil napas dalam-dalam, pijat, konsentrasi dan cara mengontrol rasa sakit selama bersalin.

3. Hipnosis
Pada tahun 1940-an, Dr Grantly Dick-Read memperkenalkan pemakaian teknik hipnosis pada ibu melahirkan. Pikiran akan dibawa pada relaksasi total, sehingga otot-otot tubuh bisa berfungsi sebagaimana rtelah dirancang. Perempuan yang menjalani metode ini akan merasa seperti melamun, rileks, kalem tetapi tetap sadar dan terkendali.

4. Metode Bradley
Dikembangkan oleh Dr Robert Bradley pada tahun 1940-an, metode ini membantu calon ibu melahirkan dengan sesedikit mungkin dibantu obat. Kelas yang diajarkan mencakup asupan gizi yang baik, teknik-teknik relaksasi dan mengendalikan rasa sakit.

5. Metode Alexander
Di awal abad ke-20, FM Alexander memperkenalkan teknik relaksasi yang diberi nama sesuai namanya yakni Teknik Alexander. Di dalamnya tercakup teknik duduk, berdiri dan bergerak secara efisien, aman dan melegakan. Siapapun termasuk ibu hamil yang hendak melahirkan bisa belajar meredakan ketegangan dan meningkatkan kapasitas sistem pernapasan. Saat nyeri punggung bawah berkurang dan sesak napas berkurang, berbagai keluhan selama proses persalinan juga akan berkurang.

Ikuti Info Bayi dan Ibu hamil via Email anda