Skip to main content

Cara Menangani bayi tersedak! Penting!

Anak-anak usia di bawah 3 tahun paling senang memasukkan sesuatu ke dalam mulut karena dari situlah mereka mendapat kepuasan. Efek negatifnya, bayi berisiko tersedak. Tersedak bisa berakibat fatal dan bisa mengakibatkan kematian!

Tersedak terjadi ketika ada benda asing yang masuk dan menghambat saluran pernafasan sehingga anak seperti tercekik. Benda apapun yang ukurannya bisa masuk ke mulut anak sangat mungkin tertelan, lalu tersangkut di aliran pernafasan dan menyebabkan tersedak.

Saat tersedak, umumnya anak memberi tanda dengan meletakkan tangannya di leher. Tanda lain yang mungkin menyertai antara lain tidak mampu bicara, sulit bernafas atau nafasnya bersuara, tidak bisa batuk, bibir dan kulit menghitam kemudian kehilangan kesadaran atau pingsan.

Bayi yang tersedak harus segera mendapat pertolongan, yaitu sebagai berikut:

1. Letakan bayi dalam posisi telungkup di lengan dengan kepala bayi lebih rendah dari atau dadanya.

2. Sangga kepala bayi dengan telapak tangan. Jangan menutupi mulut bayi atau menekan atau lehernya.

3. Gunakan tumit dari salah satu tangan untuk menepuk punggung bayi sebanyak 5 kali, tepat di antara tulang belikat bayi.





4. Jika benda yang membuat tersedak tidak juga keluar, sangga kepala bayi dan ubah posisinya menjadi telentang di atas paha. Jaga kepala bayi lebih rendah dari tubuhnya.

5. Berikan 5 kali tekanan dengan cepat pada tulang dada di bawah puting bayi menggunakan 2 - 3 jari.





6. Terus berikan 5 tepukan punggung dan 5 tekanan pada dada sampai obyek keluar.

7. Jika bayi pingsan, segera hubungi ambulans atau bawa ke RS terdekat.

Comments

Popular posts from this blog

Cara mengatasi mimisan yang efektif

Banyak orang yang masih melakukan kesalahan ketika mengatasi mimisan. Misalnya mendongak atau berbaring supaya darah tidak mengalir keluar dari hidung. Padahal, kesalahan saat menangani mimisan justru berbahaya. Epistaksis atau yang dikenal dengan  mimisan  merupakan salah satu istilah yang umum didengar kebanyakan orang. Mimisan merupakan suatu kondisi di mana terjadi keluarnya darah dari hidung. Hal ini mungkin terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia. Mimisan diakibatkan oleh berbagai macam penyebab, dari yang ringan atau tidak berbahaya hingga yang patut diwaspadai. Beberapa  penyebab dari mimisan  antara lain akibat adanya luka di daerah hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah hingga tumor. Lalu apa yang harus dilakukan apabila terjadi mimisan? Ini dia panduan pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan. Kenali dulu berbagai jenis mimisan Ternyata mimisan ada jenis-jenisnya, lho! Ada dua jenis mimisan yaitu ep...

Nama Nama Bayi perempuan islami berawalan huruf A

Nama Wanita Aabidah Tekun beribadah Aafiyah Sehat - Selamat Aamal Harapan-harapan Aaminah Dapat dipercaya - Aman Aathifah (1) Belas Kasih (2) Perasaan Aathirah Harum Adawiyah Seorang wanita Sufi Adibah Beradab Adilah Adil, Yang sebaya Afaf Punya Harga diri Afifah Punya harga diri Afnan Pepohonan Yang berbuah Afra' Malam 13 Purnama Afrah Hiburan-Kesenangan Ahlam Impian Aidah Kembali berhari raya Ainiyah Pohon rimbun yang bersemi Aisyah Istri Rasulullah saw Akifah Wanita yang beri'tikaf dimasjid Alifah Ramah tamah dalam bersahabat Alilah Yang memakai wewangian Aliyah Tinggi Amani Cita-cita, Keinginan Amimah Tubuh lenjang Aminah Dapat dipercaya Amirah Ratu Amjad Mulia Anan Awan - Cakrawala Anba...

Kapan bayi Mulai Tengkurap, Duduk, tengkurap dan Merangkak?

Bagi Bunda yang baru pertama kali memiliki anak, pasti muncul pertanyaan-pertanyaan,  “Kapan bayiku bisa duduk? Kapan seharusnya ia merangkak?”  Yuk kita simak apa saja tahapan perkembangan ( milestone ) yang akan dicapai si kecil dalam satu tahun pertamanya! Tengkurap dan membalikkan badan Sebelum mulai dapat tengkurap dan membalikkan badan, pertama-tama bayi akan berlatih untuk memperkuat otot lehernya. Latih si kecil untuk menggerakkan dan memperkuat otot lehernya dengan menaruh si kecil dalam posisi menelungkup di atas perut, ia akan mulai menegakkan kepala dan bahu, mengangkat tubuh dengan kedua lengannya seperti sedang berusaha untuk  push-up . Gerakan-gerakan tersebut bisa mulai Bunda saksikan saat usianya menginjak 3 bulan. Di usia 4-6 bulan, bayi mungkin sudah lebih mahir mengangkat kepala, menekuk punggungnya ke atas sehingga dadanya terangkat dari lantai dan akhirnya berhasil membalikkan badannya dari posisi telungkup ke posisi telentang. Jika di u...