Skip to main content

7 Kebaikan dan keajaiban Ibu yang memberi ASI anaknya!

Thukah anda bahwa memberi ASI pada buah hati anda akan memberikan banyak manfaat. Berikut akan diterangkan 7 resiko yang bisa dihindari dengan memberikan ASI buat anak kita menurut dhealth!

Bayi yang mendapat ASI eksklusif sejak dini terbukti lebih sehat dan jarang sakit. Tak hanya untuk si jabang bayi, proses menyusui ini ternyata juga bermanfaat bagi ibu.

Proses menyusui perlu dilakukan dengan benar karena berkaitan dengan periode penting bagi pertumbuhan bayi.

Pertemuan negara-negara anggota WHO atau World Health Assembly (WHA) tahun 2002 telah memutuskan mengenai standar emas makanan bayi. WHA merekomendasikan agar proses menyusui dimulai secepat mungkin hingga bayi berusia 6 bulan.

Selama masa ini, bayi hanya diperbolehkan minum ASI saja. Baru setelah 6 bulan, bayi diperbolehkan makan makanan rumahan. Proses pemberian ASI juga sebaiknya diteruskan hingga bayi berusia 2 tahun atau lebih.

"Proses menyusui ini bisa dimulai secepatnya dengan cara inisiasi dini, yaitu segera setelah lahir, bayi ditengkurapkan di dada ibu sehingga kulit ibu melekat pada kulit bayi minimal 1 jam,” kata dr Utami Roesli, Sp.A, IBCLC FABM,ketua Sentra Laktasi Indonesia dalam acara diskusi media mengenai Perlindungan Hak Menyusui bagi Wanita Bekerja di Bloeming Bar & Restaurant, FX Plaza Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Dengan adanya kontak dini ini, maka tubuh bayi akan tetap hangat sekaligus menstabilkan detak jantung dan pernapasannya. Selain itu, ikatan ibu dengan anak akan makin kuat dan umumnya si bayi lebih berhasil disusui untuk waktu yang lama.

Dr Utami menjelaskan, menyusui bayi akan berdampak panjang bagi kesehatan mental anak. Penelitian menemukan bahwa semakin lama menyusui, maka risiko gangguan mental pada anak semakin berkurang. Selain itu, penelitian lain juga menemukan bahwa anak yang diberi ASI lebih cerdas dan tinggi skor IQ-nya. Di samping manfaatnya bagi bayi, menyusui juga ternyata bermanfaat bagi kesehatan ibu.

"Selama ini, manfaat menyusui identik dengan kesehatan bayi saja. Banyak juga para ibu yang karena berbagai hal tidak memberikan ASI kepada bayinya. Padahal menyusui itu memiliki manfaat yang besar juga bagi ibu," kata dr Utami.

dr Utami membeberkan beragam manfaat menyusui bagi ibu, yaitu:
1. Mengurangi pendarahan dan kurang darah setelah melahirkan.
2. Mengurangi risiko terkena kanker payudara, kanker ovarium dan kanker endometrial
3. Mengurangi risiko terserang penyakit penuaan seperti diabetes melitus, osteoporosis dan rheumatoid artritis
4. Merupakan metode KB paling aman
5. Mengurangi risiko obesitas
6. Mengurangi risiko stres dan kegelisahan
7. Mengurangi risiko tindakan kekerasan dan penelantaran anak sebanyak 4,8 kali lebih kecil.

Comments

Popular posts from this blog

Cara mengatasi mimisan yang efektif

Banyak orang yang masih melakukan kesalahan ketika mengatasi mimisan. Misalnya mendongak atau berbaring supaya darah tidak mengalir keluar dari hidung. Padahal, kesalahan saat menangani mimisan justru berbahaya. Epistaksis atau yang dikenal dengan  mimisan  merupakan salah satu istilah yang umum didengar kebanyakan orang. Mimisan merupakan suatu kondisi di mana terjadi keluarnya darah dari hidung. Hal ini mungkin terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia. Mimisan diakibatkan oleh berbagai macam penyebab, dari yang ringan atau tidak berbahaya hingga yang patut diwaspadai. Beberapa  penyebab dari mimisan  antara lain akibat adanya luka di daerah hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah hingga tumor. Lalu apa yang harus dilakukan apabila terjadi mimisan? Ini dia panduan pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan. Kenali dulu berbagai jenis mimisan Ternyata mimisan ada jenis-jenisnya, lho! Ada dua jenis mimisan yaitu ep...

Cara mengenali tanda tanda mau melahirkan, Ini dia tanda tanda mau melahirkan!

Mau nyari perlengkapan bayi murah dan bagus? Admin dari blog ini sedang ada promo! Lihat dan klik disini tanda tanda mau melahirkan  Masih banyak calon ibu yag belum tahu da faham tanda tanda mau melahirkan, sehingga berakibat fatal. berikut tips yang diberikan oleh detik health tentang tanda tanda mau melahirkan yang patut anda ketahui, bagi bumil. : Mengenali tanda-tanda akan melahirkan memang tidak selalu mudah, terutama bagi yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Kadang saat sudah tiba waktunya melahirkan, calon ibu dan pasangannya malah belum sempat menyiapkan apapun. Dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, Dr Frizar Irmansyah, SpOG mengatakan, tanda-tanda akan segera melahirkan antara lain bisa dikenali dari pergerakan bayi. Normalnya, bayi bergerak 10 kali/hari setelah usia kehamilan masuk 9 bulan atau mendekati waktu kelahiran. "Jika pergerakan bayi kurang atau bahkan tidak bergerak sama sekali, maka kemungkinan bayi yang ada dalam kandungan t...

37 KEBIASAAN ORANG TUA YANG MENGHASILKAN PERILAKU BURUK PADA ANAK

Kebiasaan 8 : Campur tangan Kakek, Nenek, Tante atau pihak lain Pada saat kita sebagai orang tua sudah berusaha untuk kompak satu sama lain dalam mendidik anak-anaknya, tiba-tiba ada pihak ke-3, yaitu kakek, nenek, om, tante atau pihak lain di luar keluarga inti, yang muncul dan cenderung membela si anak. Apa akibatnya? Bila dalam satu rumah terdapat pihak di luar keluarga inti yang ikut mendidik pada saat orang tua mendidik, anak akan cenderung berlindung di balik orang yang membelanya, anak juga cenderung melawan orang tuanya. Apa yang sebaiknya kita lakukan? Pastikan dan yakinkan kepada siapa pun yang tinggal di rumah kita untuk memiliki kesepakatan dalam mendidik dan tidak ikut campur pada saat proses pendidikan sedang dilakukan oleh kita sebagai orang tua. Berikan pengertian sedemikian rupa dengan bahasa yang bisa diterima dengan baik oleh para pihak ke-3. NEXT ---->> KEBIASAAN 9