Skip to main content

Makanan yang sebaiknya dihindari untuk mengurangi resiko keguguran kandungan


Bagi para calon ibu yang sedang hamil muda dan mendambakan bayinya bisa lahir dengan selamat, ada baiknya menghindari makanan makanan yang beresiko menyebabkan keguguran kandungan. Makanan makanan apakah itu?

 Nah, dikutip dari Boldsky, Jumat (15/11/2013) berikut ini daftar asupan yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan atau justru malah dihindari untuk menghindari keguguran:

1. Vitamin C
Makanan kaya vitamin C bisa menjadi kontrasepsi alami yang jika dikonsumsi selama waktu ovulasi. Selama mengandung, terutama di awal masa kehamilan, dosis tinggi vitamin C bisa menyebabkan keguguran. Termasuk dalam vitamin C ini adalah buah jeruk, terutama jenis jeruk keprok.

2. Teh hijau
Minum teh hijau berlebihan bisa mengganggu masalah kesuburan Anda yang nantinya akan mengakibatkan Anda keguguran.

3. Ikan kaleng
Makanan ini mengandung pengawet seperti garam dan bahan kimia yang bisa meningkatkan tekanan darah wanita hamil dan juga menyebabkan retensi air.

4. Keju
Keju bertekstur lembut sepertu brie, feta, camembert, roquefort, dan keju lain, terutama dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi bisa menyebabkan keguguran.

5. Pepaya
Meski masih diperdebatkan, pepaya diyakini mengandung banyak vitamin C yang bisa menyebabkan keguguran. Beberapa ahli juga percaya, kandungan zat bernama papain dalam pepaya bisa menyebabkan keguguran di awal kehamilan.

6. Nanas
Enzim protease bromelian yang mirip dengan papain dalam pepaya bisa menyebabkan keguguran karena bromelian bisa melembutkan leher rahim.

7. Wijen
Mengonsumsi wijen terlalu banyak, terutama jika mencampurnya dengan madu bisa membuat ibu hamil keguguran.

Comments

Popular posts from this blog

Cara mengatasi mimisan yang efektif

Banyak orang yang masih melakukan kesalahan ketika mengatasi mimisan. Misalnya mendongak atau berbaring supaya darah tidak mengalir keluar dari hidung. Padahal, kesalahan saat menangani mimisan justru berbahaya. Epistaksis atau yang dikenal dengan  mimisan  merupakan salah satu istilah yang umum didengar kebanyakan orang. Mimisan merupakan suatu kondisi di mana terjadi keluarnya darah dari hidung. Hal ini mungkin terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia. Mimisan diakibatkan oleh berbagai macam penyebab, dari yang ringan atau tidak berbahaya hingga yang patut diwaspadai. Beberapa  penyebab dari mimisan  antara lain akibat adanya luka di daerah hidung, iritasi mukosa hidung, kelainan darah hingga tumor. Lalu apa yang harus dilakukan apabila terjadi mimisan? Ini dia panduan pertolongan pertama untuk mengatasi mimisan. Kenali dulu berbagai jenis mimisan Ternyata mimisan ada jenis-jenisnya, lho! Ada dua jenis mimisan yaitu ep...

Cara mengenali tanda tanda mau melahirkan, Ini dia tanda tanda mau melahirkan!

Mau nyari perlengkapan bayi murah dan bagus? Admin dari blog ini sedang ada promo! Lihat dan klik disini tanda tanda mau melahirkan  Masih banyak calon ibu yag belum tahu da faham tanda tanda mau melahirkan, sehingga berakibat fatal. berikut tips yang diberikan oleh detik health tentang tanda tanda mau melahirkan yang patut anda ketahui, bagi bumil. : Mengenali tanda-tanda akan melahirkan memang tidak selalu mudah, terutama bagi yang belum pernah punya pengalaman sebelumnya. Kadang saat sudah tiba waktunya melahirkan, calon ibu dan pasangannya malah belum sempat menyiapkan apapun. Dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, Dr Frizar Irmansyah, SpOG mengatakan, tanda-tanda akan segera melahirkan antara lain bisa dikenali dari pergerakan bayi. Normalnya, bayi bergerak 10 kali/hari setelah usia kehamilan masuk 9 bulan atau mendekati waktu kelahiran. "Jika pergerakan bayi kurang atau bahkan tidak bergerak sama sekali, maka kemungkinan bayi yang ada dalam kandungan t...

37 KEBIASAAN ORANG TUA YANG MENGHASILKAN PERILAKU BURUK PADA ANAK

Kebiasaan 8 : Campur tangan Kakek, Nenek, Tante atau pihak lain Pada saat kita sebagai orang tua sudah berusaha untuk kompak satu sama lain dalam mendidik anak-anaknya, tiba-tiba ada pihak ke-3, yaitu kakek, nenek, om, tante atau pihak lain di luar keluarga inti, yang muncul dan cenderung membela si anak. Apa akibatnya? Bila dalam satu rumah terdapat pihak di luar keluarga inti yang ikut mendidik pada saat orang tua mendidik, anak akan cenderung berlindung di balik orang yang membelanya, anak juga cenderung melawan orang tuanya. Apa yang sebaiknya kita lakukan? Pastikan dan yakinkan kepada siapa pun yang tinggal di rumah kita untuk memiliki kesepakatan dalam mendidik dan tidak ikut campur pada saat proses pendidikan sedang dilakukan oleh kita sebagai orang tua. Berikan pengertian sedemikian rupa dengan bahasa yang bisa diterima dengan baik oleh para pihak ke-3. NEXT ---->> KEBIASAAN 9